Eros
"Three visionary directors. One erotic journey."
Sutradara: Michelangelo Antonioni
Sinopsis
A three-part anthology about love and sexuality: a menage-a-trois between a couple and a young woman on the coast of Tuscany; an advertising executive under enormous pressure at work, who, during visits to his psychiatrist, is pulled to delve into the possible reasons why his stress seems to manifest itself in a recurring erotic dream; a story of unrequited love about a beautiful, 1960s high-end call girl in an impossible affair with her young tailor.
Pemeran
Film Terbaru
Film Berkaitan
Segera Tayang
Ulasan Penonton
Eros punya premis menarik sebagai film drama dan percintaan, tapi eksekusinya masih bisa lebih baik. Ada beberapa momen yang saya nikmati meski kurang konsisten.
Film ini menghadirkan konsep drama dan percintaan yang unik. Eros mungkin bukan yang terbaik di genre-nya, tapi masih ada hal yang bisa diapresiasi.
Masih bisa menikmati Eros sebagai hiburan ringan. Meski ratingnya biasa, film ini punya momen-momen yang cukup entertaining.
Eros (2004) tidak buruk untuk ditonton sekali. Ada usaha dalam pengembangan ceritanya meski hasilnya belum maksimal.
Sebagai film drama dan percintaan, Eros masih bisa menghibur. Beberapa elemen produksinya lumayan, tapi ceritanya perlu lebih dikembangkan.