When in Rome
"All is fair in love and Rome."
Sutradara: Mark Steven Johnson
Sinopsis
Disillusioned with romance, Beth, an ambitious New Yorker, travels to Rome for her sister's wedding, where she plucks magic coins from a special fountain of love. The coins attract unwanted attention from an assortment of odd yet ardent suitors: a sausage merchant, a street magician, an artist, and a male model. But when the best man from the wedding, persistent reporter Nick, throws his hat in the ring, Beth wonders if his love is the real thing.
Pemeran
Film Terbaru
Film Berkaitan
Segera Tayang
Ulasan Penonton
When in Rome punya premis menarik sebagai film komedi dan fantasi, tapi eksekusinya masih bisa lebih baik. Ada beberapa momen yang saya nikmati meski kurang konsisten.
Film ini menghadirkan konsep komedi dan fantasi yang unik. When in Rome mungkin bukan yang terbaik di genre-nya, tapi masih ada hal yang bisa diapresiasi.
Masih bisa menikmati When in Rome sebagai hiburan ringan. Meski ratingnya biasa, film ini punya momen-momen yang cukup entertaining.
When in Rome (2010) tidak buruk untuk ditonton sekali. Ada usaha dalam pengembangan ceritanya meski hasilnya belum maksimal.
Sebagai film komedi dan fantasi, When in Rome masih bisa menghibur. Beberapa elemen produksinya lumayan, tapi ceritanya perlu lebih dikembangkan.